TP PKK

HUT Pramuka Jadikan Kepribadian Luhur dan Berkarakter

Yoghi Ade Sparingga
HUT Pramuka Jadikan Kepribadian Luhur dan Berkarakter


PEMERINTAH Kota (Pemkot) Lubuklinggau adakan upacara peringatan Hari Pramuka ke-57 tingkat Kota Lubuklinggau. Upacara  dilaksanakan di Bumi Perkemahan Silampari Kota Lubuklinggau, Rabu (12/9). 

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan kemah bersama dan pemberian penghargaan kepada Waka Mabicab, andalan, kamabigus dan pembina pramuka berprestasi.
Saat upacara, bertindak sebagai pembina Dandim 0406 Musi Rawas-Lubuklinggau-Muratara, Letkol Kav Dodi Syamsurizal.

Hadir juga, Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau Hj Zairida, H Rahman Sani selaku ketua Kwarcab Lubuklinggau juga Sekda Kota Lubuklinggau serta Kepala OPD dilingkungan Pemkot Lubuklinggau.

Dalam sambutanya, H Rahman Sani melaporkan kalau pelaksanaan kemah guna memperingati HUT Pramuka sudah dilaksanakan selama tiga hari, yakni sejak Minggu-Senin (10-12/9). Dengan total seluruh peserta yang ikut, sebanyak 1.259.

"Untuk siaga sebanyak 273 orang, untuk penggalan sebanyak 416 orang dan untuk penegak sebanyak 570 orang," jelasnya. 

Selanjutnya Dandim 0406 Musi Rawas-Lubuklinggau-Muratara, Letkol Kav Dodi Syamsurizal selaku pembina upacara membacakan sambutan tertulis Ketua Kwarnas Pramuka, Adhyaksa Dault.



Dalam sambutan tertulisnya dijelaskan Gerakan Pramuka menjadi 'rumah kita bersama", dan inilah harapan bangsa ini kepada Gerakan Pramuka. Sekat-sekat kamar telah diisi oleh partai politik, dan kamar lainnya mungkin telah diisi oleh suku-suku yang ada di Indonesia dan golongan atau kelompok lainnya. 

Untuk itulah, Hari Pramuka ke- 
57 sekarang ini kita mengangkat tema 'Pramuka Perekat NKRI'. Tentu yang dapat mempersatukan 
bangsa ini adalah negarawan yang menjadi pemimpin yang amanah. Hal ini menegaskan bahwa Gerakan 
Pramuka tetap konsisten dan fokus untuk mendidik karakter kaum muda Indonesia untuk bersatu menjaga persatuan dan kesatuan demi utuhnya NKRI.

Ia pun mengharapkan kepada seluruh jajaran Pramuka utamanya anggota dewasa baik sebagai 
majelis pembimbing, andalan, pelatih, pembina, pamong 
saka maupun instruktur agar merapatkan barisan untuk 
bekerjasama secara sinergis guna mempercepat mewujudkan kaum muda Indonesia yang berkepribadian luhur, berkarakter, berwatak, handal dalam berfikir dan bertindak, memiliki jiwa bela negara, dan terampil dalam berbagai kecakapan sebagai bekal hidup kelak.(admin)

Berita Terkait

82